Rabu, 02-Desember-2020
14:22 WIB - Gubri Positif Covid-19, Keluhkan tak Enak Badan Usai Acara di DPRD Riau | 14:19 WIB - Bupati Inhil Pemenang Lelang Batik Kuda Laut | 14:12 WIB - PWI Riau & SPS Gelar Tiga Kegiatan Virtual | 14:07 WIB - DPRD Pekanbaru Gelar Rapat Paripurna Sahkan APBD Murni 2021 | 14:02 WIB - Pemko Pekanbaru Resmikan Kantor UPT Badan Pendapatan IV | 14:00 WIB - Walikota Pekanbaru Ingatkan Tidak Ada Sekolah Gelar Belajar Tatap Muka
www.gardasatu.com
 
Pengaduan Buruh PT. SAL Kabur
Jumat, 21-11-2014 - 10:01:31 WIB
Manager PT Sarindo Agro Lestari alias PT Ayong Wito dan Ketua SBS RIAU A. Nazara di kantor kebun PT SAL. (foto m:Anugrah)
TERKAIT:
 
  • Pengaduan Buruh PT. SAL Kabur
  •  

    Kampar ( Bidikonline.com ) - Kasus pengaduan buruh PT. Sarindo Agro Lestari alias PT. Ayong yang dilaporkan ke Disnaker Kampar disinyalir dipetieskan . Pasalnya, hingga saat ini laporan yang sudah disampaikan kurang lebih  dua bulan  tidak mendapat tanggapan dari pihak Disnaker Kampar. 

    Harapan buruh untuk menggantungkan nasibnya kepada Pemerintah untuk mencari keadilan, kini tinggal harapan. Betapa tidak, sejumlah kasus buruh di Kabupaten Kampar terkesan diabaikan, bahkan kasus pengaduan buruh yang sudah sebulan lebih  disampaikan pengaduannya kabur, dsinyalir pengaduan tersebut terparkir di laci meja oknum pejabat disnaker Kampar.

    Adalah Suku Berkat  Zalukhu salah seorang buruh kelapa sawit PT Sarindo Agro Lesatari alias PT Ayong, membuat surat pengaduannya pada tanggal 6 Oktober 2014 lalu kepada disnaker Kampar  dialamatkan kepada kepala dinas tenaga kerja Kampar Anizur,

    Dalam pengaduannya yang diterima  salah seorang staf di Disnaker Kampar, disampaikan perihal meninggalnya orangtuanya laki laki Zaredi Zalukhu, buruh sawit PT. SAL  semenjak tahun 2003 hingga menghembuskan nafas terkhir pada tanggal 28/9/2014. Tuntutannya ahliwaris normative yakni santunan serta pesangon kematian sebagaimana diatur pada UU No. 13 Tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan.

    Akan tetapi hingga berita ini diturunkan, tidak mendapat jawaban atau respon dari pihak disnaker, bahkan menurut keluarga atau ahli waris pengaduan atas meninggalnya orang tua mereka yang sudah disampaikan ke disnaker Kampar belum ada langkah yang sudah dilakukan oleh pihak disnaker, sampai hari ini tidak ada panggilan yang disampaikan kepada ahli waris untuk dimintai informasi kematian almarhum.

    Kepada wartawan,   Suku Berkat  menyampaikan harapannya, kiranya pihak pemerintah melalui disnaker Kampar dapat mendengar jeritan buruh dan menindak lanjuti pengaduannya tersebut.

    Pengaduan kamatin buruh sebagaimana disampaikan Suku Berkat  dibenarkan oleh ketua Serikat Buruh Sejatera (SBS Riau), Anotona Nazara. Pengaduan tersebut terbilang lama sudah sampai di dinas tenaga kerja, akan tetapi kita tidak mengetahui kenapa pengaduan buruh yang disampaikan kepada disnaker tidak diproses.

    Pihak SBS Riau sudah  bertemu kepada pihak pengawas Safrizal, menurut pengawas pihaknya sudah turun ke lokasi perusahaan akan tetapi tidak ketemu dengan pimpinan kebun PT SAL, Wito. Pada saat kami datang hanya ketemu mandor kebun Manalu.

    Selain itu, kita juga sudah melayangkan surat panggilan kepada pihak PT SAL akan tetapi mereka tidak mengindahkannya, akan tetapi mereka sudah menghubungi kita melalui telepon besok mereka datang ke disnaker Kampar, kata Nazara menirukan pernyataan pengawas Safrizal.

    Lanjut Nazara, pihak SBS RIAU sudah melakukan upaya bipartit kepada pihak PT. SAL beberapa waktu lalu, namun tidak membuahkan hasil, dari pertemuan itu pihak perusahaan yang diwakili Wito menunggu panggilan dari disnaker saja. Harapan kita pengaduan ahli waris yang sudah sampai ke pihak disnaker Kampar tersebut tidak Kabur, dan dapat tindaklanjuti.

    Kepala dinas tenaga kerja yang ditemui di kantornya, Jumaat (21/11) tidak berada ditempat, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya tidak aktif. ( M.Nur  Pulungan )



     
    Berita Lainnya :
  • Pengaduan Buruh PT. SAL Kabur
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pertama kali Sejak Berdiri
    Disperindagpas Inhu Safari Ramadhan di Desa Sanglap
    2 Diduga Dikorupsi, Dana Sewa Tanah Kas Desa dari Exxon Mobile Raib.
    WARGA DESA NGASEM LAPOR BUPATI BOJONEGORO
    3 Kemenhut RI Gelontorkan Program Kredit Tunda Tebang
    4 PERINGATI HUT ke-231:
    Walikota Pekanbaru Ajak Warga Bersinergi, Bergerak Cepat dan Tepat dalam Pembangunan
    5 Tertunda Bertahun Tahun
    Akhirnya Panitia MUSDA IKNR Kampar Terbentuk
    6 Plt. Sekda Inhu Tutup Lomba Pacu Sampan Dilanjutkan Mandi Balimau
    7 ANTISIPASI BERBAGAI PERMASAALAHAN
    Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah di Gelar
    8 Pelalawan Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2015
    9 Dewan Pengupahan Kabupaten Siak
    UMK tahun 2015 sebesar Rp. 1.935.372
    10 Pertarungan Minggu, 19 Juli 2015
    Chavez vs Reyes

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Pedoman Berita | Index |

    Copyright © 2017
    GARDA SATU | Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan