Selasa, 11-08-2020
21:36 WIB - Polisi Periksa Anji soal Video Obat Corona Hari Ini | 21:15 WIB - Pemkab Bengkalis Ikuti Vidcon Hari Jadi Provinsi Riau Ke–63 | 20:21 WIB - Sekda Siak Vidcon Bersama Kepala Badan Ketahanan Pangan RI | 20:30 WIB - Rapat Paripurna Ranperda Inisiatif Pendidikan Diniyah Non-Formal di Pekanbaru | 20:26 WIB - Gelapkan Motor, Wartawan Gadungan Digulung Polisi | 20:25 WIB - 20 Pasien di Siak Dinyatakan Sembuh Covid-19
www.gardasatu.com
 
Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Dalam Rumah
Kamis, 30-07-2020 - 16:56:18 WIB

TERKAIT:
 
  • Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Dalam Rumah
  •  


    TEGAL (Gardasatu.com) - Pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Hendi Setiawan (31) dan Citra Dewi (25) ditemukan tewas setelah sempat dianiaya oleh seorang pelaku. Korban perempuan diketahui tengah hamil.

    "Dewi hamil, bayinya juga meninggal," kata kakek Dewi, Ramli (60) saat ditemui di RSUD Soeselo Slawi, Rabu (29/7/2020) sebagaimana kami  himpun dari detik.com.

    Jenazah pasutri korban pembunuhan ini diotopsi di RSUD Soeselo Slawi. Otopsi dilakukan oleh Tim Forensik Polda Jateng, Polres Tegal dan RSUD Soeselo Slawi. Prosesnya memakan waktu selama empat jam, mulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

    Salah satu dokter dari RSUD Soeselo Slawi, dr Subekhan menyampaikan, RSUD Soeselo hanya memfasilitasi dan membantu jalannya otopsi.

    "Otopsi dilakukan terhadap dua jenazah suami istri. Untuk detail lainnya kewenangannya ada di Polres Tegal dan Polda Jateng," kata Subekhan usai proses otopsi di ruang jenazah RSUD Soeselo.

    Menurut rencana, jenazah Hendi akan dimakamkan di pemakaman setempat malam ini. Sedangkan jenazah Dewi beserta janin dalam kandungan akan dimakamkan di Pemalang.

    Sebelumnya diberitakan, pasutri di Tegal, Hendi Setiawan (31) dan Citra Dewi (25) ditemukan tewas di dalam rumahnya. Polisi mengungkap keduanya tewas setelah sempat dianiaya oleh pelaku.

    "Kejadian sekitar jam 01.30 WIB, korban dianiaya oleh pelaku sehingga meninggal dunia. Selanjutnya istrinya juga dianiaya oleh pelaku, meninggal dunia juga," kata Kapolres Tegal AKBP Muhammad Iqbal Simatupang kepada wartawan, Rabu (29/7).

    Kedua korban ditemukan tewas di rumahnya di Desa Yamansari, Kecamatan Lebaksiu. Iqbal menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal, korban memiliki kerja sama bisnis dengan pelaku. Diduga ada persoalan dalam kerja sama bisnis tersebut.

    "Korban ada dua orang suami istri, jadi ini sementara kita dalami lagi," sambungnya.

    Iqbal menerangkan, pihaknya telah melakukan olah TKP. Ada sejumlah barang bukti yang diamankan. Untuk harta benda milik korban, Iqbal menyebut sementara ini tidak ada yang hilang.

    "Beberapa BB sudah kita dapatkan, di TKP ada beberapa petunjuk yang sudah kita foto. Akan kita informasikan lagi perkembangannya," ujarnya.

    "Barang milik korban masih ada di sini semua. Nanti kami koordinasikan dengan pihak keluarga," ujar Iqbal.

    Iqbal menambahkan, pihaknya mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku pembunuhan. Namun, dia belum merinci identitas maupun detail penangkapan pelaku itu.

    "Pelaku diamankan sekitar pukul 5 pagi. Sementara pelaku tunggal satu," tutur Iqbal.

    "Pelaku sementara kami amankan satu orang, korban ada dua orang suami istri. Jadi ini sementara kita dalami lagi," kata Iqbal.

    Dia mengatakan pelaku kini sudah diamankan di Mapolres Tegal. Sebelum peristiwa pembunuhan ini, pelaku diketahui sempat mendatangi korban dengan membawa pisau dan bensin. Pihaknya pun masih mendalami motif pembunuhan pasutri tersebut.

    "Motif masih penyelidikan dulu karena baru ketangkap ini," terangnya.

    Dari informasi yang dihimpun di kepolisian, disebutkan korban wanita, Citra (25) dalam kondisi hamil  8 bulan. Bayi yang ada di dalam kandungannya pun dilaporkan ikut meninggal dunia akibat kejadian pembunuhan sadis ini. (detik)



     
    Berita Lainnya :
  • Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Dalam Rumah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pertama kali Sejak Berdiri
    Disperindagpas Inhu Safari Ramadhan di Desa Sanglap
    2 Diduga Dikorupsi, Dana Sewa Tanah Kas Desa dari Exxon Mobile Raib.
    WARGA DESA NGASEM LAPOR BUPATI BOJONEGORO
    3 Kemenhut RI Gelontorkan Program Kredit Tunda Tebang
    4 PERINGATI HUT ke-231:
    Walikota Pekanbaru Ajak Warga Bersinergi, Bergerak Cepat dan Tepat dalam Pembangunan
    5 Tertunda Bertahun Tahun
    Akhirnya Panitia MUSDA IKNR Kampar Terbentuk
    6 Plt. Sekda Inhu Tutup Lomba Pacu Sampan Dilanjutkan Mandi Balimau
    7 ANTISIPASI BERBAGAI PERMASAALAHAN
    Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah di Gelar
    8 Pelalawan Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2015
    9 Dewan Pengupahan Kabupaten Siak
    UMK tahun 2015 sebesar Rp. 1.935.372
    10 Pertarungan Minggu, 19 Juli 2015
    Chavez vs Reyes

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Pedoman Berita | Index |

    Copyright © 2017
    GARDA SATU | Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan