Kamis, 19-Mei-2022
18:50 WIB - Buka MTQ tingkat Kampung Perawang Barat, ini harapan Husni | 08:25 WIB - Sekda Riau Tuntaskan Pembangunan 2 Masjid Terbengkalai di Dumai | 10:45 WIB - KaKwarcab Siak Lantik pengurus Mabiran, Kwarran dan LPK di dua Kecamatan | 21:34 WIB - Bupati Alfedri Apresiasi PT Alam Siak Lestari Raih Penghargaan Internasional | 09:10 WIB - Kapolsek : Nanti Kita “Cross Check” | 23:44 WIB - Jelang Pelantikan, SMSI Siak Audiens dengan Bupati Siak
www.gardasatu.com
 
29 Warga Binaan Rutan Kotabumi dapat Asimilasi
Senin, 17-01-2022 - 22:35:20 WIB

TERKAIT:
 
  • 29 Warga Binaan Rutan Kotabumi dapat Asimilasi
  •  

    GARDASATU.COM - Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memperpanjang kebijakan pemberian hak asimilasi di rumah bagi narapidana dan anak untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

    29 Warga Badan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotabumi dapatkan Asimilasi pada hari ini, Senin (17/01/2022).

    Sebelum dipulangkan 29 WBP tersebut mendapatkan arahan dari Kepala Rutan Kelas IIB Kotabumi untuk selalu menjaga sikap dan diwajibkan untuk lapor secara berkala sampai bebas murni.

    "Proses pembebasan itu sesuai dengan Peraturan Menkumham Nomor 43 tahun 2021, jadi Asimilasi ini diberikan pada mereka namun masih dikenakan wajib lapor" jelas Muhlisin Fardi selaku Karutan.

    Muhlisin juga mengatakan awal tahun 2022 telah ada 41 WBP Rutan yang mendapatkan Asimilasi telah dibebaskan karena pada (10/01) lalu ada 12 orang yang dibebaskan.

    "Adapun syarat utama yang mendapatkan Asimilasi adalah bukan merupakan residivis, tidak dipidana lebih dari satu perkara dan bukan kasus narkoba diatas lima tahun, kasus Korupsi, terorisme, pembunuhan, perampokan, kesusilaan, kejahatan terhadap keamanan negara serta kejahatan HAM" imbuh Karutan.

    Ditempat yang sama Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Pratama, Wendy Heri Taslim mengharapkan agar WBP yang dibebaskan dapat mensyukuri dengan apa yang telah mereka peroleh dengan tidak mengulangi kesalahan yang sama yang melanggar hukum.

    "Kami arahkan Napi yang bebas untuk terus mematuhi aturan Bapas untuk wajib lapor dan terus menjaga protokol kesehatan dan jangan pernah terpikir untuk pulang lagi ke Rutan" jelas Wendy.

    Salah satu warga binaan yang disembunyikan identitas nya mengaku sangat berterimakasih kepada Kepala Rutan Kotabumi karena  dirinya bisa lebih cepat berkumpul dengan keluarga.

    "Memang ngak enak bang didalem, itu aja pelayanan petugas sangat baik kepada kami mulai dari pembagian alat mandi, makanan, bahkan ketika kami sakit di obati oleh petugas Rutan tapi ngak ada yang betah di dalam, terimakasih kepada Rutan Kotabumi" ungkap Napi tersebut dengan Sumringah.(Heri)



     
    Berita Lainnya :
  • 29 Warga Binaan Rutan Kotabumi dapat Asimilasi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pertama kali Sejak Berdiri
    Disperindagpas Inhu Safari Ramadhan di Desa Sanglap
    2 Diduga Dikorupsi, Dana Sewa Tanah Kas Desa dari Exxon Mobile Raib.
    WARGA DESA NGASEM LAPOR BUPATI BOJONEGORO
    3 Kemenhut RI Gelontorkan Program Kredit Tunda Tebang
    4 PERINGATI HUT ke-231:
    Walikota Pekanbaru Ajak Warga Bersinergi, Bergerak Cepat dan Tepat dalam Pembangunan
    5 Plt. Sekda Inhu Tutup Lomba Pacu Sampan Dilanjutkan Mandi Balimau
    6 Tertunda Bertahun Tahun
    Akhirnya Panitia MUSDA IKNR Kampar Terbentuk
    7 ANTISIPASI BERBAGAI PERMASAALAHAN
    Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah di Gelar
    8 Pelalawan Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2015
    9 Dewan Pengupahan Kabupaten Siak
    UMK tahun 2015 sebesar Rp. 1.935.372
    10 Pertarungan Minggu, 19 Juli 2015
    Chavez vs Reyes

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Pedoman Berita | Index |

    Copyright © 2017
    GARDA SATU | Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan